Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Strive Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pada bulan Ramadan, Kawula muda-mudi kota Singkawang mencari kesibukan atau aktivitas dengan berkunjung ke Taman Gunung Sari. Aktivitas itu dilakukan sambil menunggu waktu berbuka puasa.Â
Di lokasi tersebut selain menyajikan taman dengan nuansa alam perbukitan yang asri juga terdapat berbagai lokasi hiburan lainnya. Satu diantaranya Rumah Pokok yang baru kurang lebih sebulan dibangun oleh lembaga pariwisata dan pecinta alam mahasiswa Islam (Lepami).
"Untuk kengelolaan memang baru rumah pokok yang diberikan ke kami, dan kita juga sudah ajukan untuk pengelolaan tamannya. Hanya saja memang belum mendapat keputusan dari pihak pemilik taman," ujar pengurus Lepami, Syarif Nurul Hidayatullah, Minggu (11/6).
Untuk menikmati rumah pokok ini pengunjung hanya dikenakan biaya 3000 rupiah per orang untuk lima menit. Selain dapat menikmati keindahan kota Singkawang dari atas pohon, spot ini juga dapat dijadikan tempat ber-selfie muda-mudi.
"Untuk biayanya Rp three.000 saja perorang, kami tetapkan untuk lima belas menit kadang mereka juga ada yang lebih waktunya. Untuk ketinggian ada dua pokok yang enam meter dan empat meter," ungkapnya.
Diakui olehnya dengan keberadaan rumah pokok ini memang pengunjung dari taman gunung sari ini cukup meningkat. Ia berharap dengan meningkatnya jumlah pengunjung dapat dijadikan modal untuk mengembangkan spot wisata yang lebih menarik lagi.
"Setelah ada rumah pokok ini memang pengunjung mulai ramai terutama di hari Minggu. Kendala kita hanya di pendanaan karena biaya swadaya, semoga kedepannya ini bisa ditingkatkan lagi agar lebih menarik tentunya," tutupnya
Source link

Tidak ada komentar:
Posting Komentar